esok wujud ku masih nyata, selalu menyapa pagi nanti
anda,
sebab begitu, jangan bosan kawan,
sebab begitu, jangan jenuh kawan,
sebab begitu, jangan enggan kawan,
kelak mungkin aku akan berarti,
sekalipun tak akan pernah ada “kelak”,
aku adalah riuh yang hendak kau buang,
sepat, layaknya ampas yang mana ada arti?
jangan menanyakan arti, hari ini!
sebab ia selalu bersembunyi,
kehadiran arti hanya kau dapati setelah engkau
melewati,
bukan berarti aku akan begitu berati dan gila akan
arti,
bukan,
aku tak menghendakkan diri bahwa aku hadir dan akan
berarti,
hanya saja aku mengartikan perjumpaan kita,
iya, aku mengartikanmu sedari ujung,
karna aku
menghendakkan setiap yang ku temui akan berarti,
dan didalamnya ada kau!,
ingatlah hari ini,
sebelum lepas,
dan aku adalah sebentuk bayang,
yang hanya melintas lepas didalam ruang,...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar