Muhasabah Qolbu

Muhasabah Qolbu

Kamis, 05 Desember 2013

Hidup butuh kepedulian

Hidup itu butuh kepedulian,...
Harusnya satu sama lain saling bahu membahu untuk beraktivitas apapun,...
Tetapi apabila satu sama lain itu justru saling egois dan mementingkan hasrat pribadi masing-masing,...
Aku yakin hidup itu akan terasa tak damai,...
Sejatinya aku yakin, bahwa dalam diri setiap manusia mampu berfikir perihal kebaikan dalam hidup,...
Tapi entah apa yang sebenarnya terjadi sehingga prakteknya tak sesuai dengan apa yang ada dipikirkan masing2 insan,...
Aku muak menghadapi hidup yag begini, dimana setiap manusia menggantungkan nasib mereka terhadap manusia lain, yang mana ia hanya egois tak bertimbal balik untuk lingkungannya,...
Bagaimana menyuarakan kepedulian,....!!!
Aku butuh hidup yang damai, sejatinya tak hanya aku, tp kita semua ingin merasakannya,...
Maka peka lah terhadap lingkungan anda, bahu-membahulah antar sesama, agar tercipta sebuah hidup yang selaras dan damai,...
# hanya menyuarakan hati

Rabu, 04 Desember 2013

dan's quote,...

  • cinta yang tak pernah menyakiti itu adalah cinta sang Rabb kepada hambanya, dan cinta orang tua kepada sang buah hatinya,...

  • sebuah rasa hanya butuh beberapa waktu untuk kemudian menguap, melebur, dan kemudian hilang silih berganti,...

  • jangan menggantungkan hidup pada sesuatu yang telah ada sebelumnya, karena ia tak dapat menjanjikan apa-apa, gantungkanlah masa depanmu pada kerja keras diri dan menyandarkan pada sang Ilahi robbi,...

  • memupuk kedengkian dalam hati, hanya akan menjadikan jiwa kita terbalut kabut hitam yang senantiasa mengadu domba untuk terus menutup nurani kita,...

Selasa, 03 Desember 2013

Menilik Kerelevanan Ujian Nasional di Indonesia

Menilik maraknya kecurangan dalam mengerjakan ujian nasional di setiap waktunya,  selalu menimbulkan pertanyaan mengenai masih relevankah ujian di gunakan sebagai patokan atau standar kelulusan bagi kelulusan siswa siswi Indonesia?. Hal ini selalu menjadi perdebatan dan perbincangan hangat di setiap datangnya musim ujian nasional. Meskipun selalu diperdebatkan keadaannya, hingga kini pun ujian nasional masih tetap dipertahankan, karena mungkin itulah solusi yang tepat untuk saat ini.
            Adapun bentuk kecurangan itu sendiri tak hanya datang dari siswa yang membeli atu mencari kunci jawaban soal, tetapi juga datang dari guru-guru yang khawatir akan nasib para siswanya, dengan cara bekerja sama dengan para pengawas-pengawas yang bertugas dimasing-masing sekolah ataupun dengan cara klasik lainnya. Selain dari golongan siswa dan guru, kecurangan juga terjadi pada lapisan pemerintah itu sendiri, untuk memperoleh keuntungan individu. Selain problem kecurangan itu sendiri masalah lainnya juga datang dari sisi pantaskah waktu ujian yang singkat itu menjadi barometer bagi kelulusan siswa siswi di Indonesia?. 
            Melihat realita tersebut pemerintah menyikapi ujian nasional menjadi lebih ketat dan sukar. Yaitu,  dengan menaikkan standar nilai kelulusan serta memberikan paket soal yang lebih banyak dibanding tahun-tahun yang lalu, agar para siswa tak dapat bekerjasama dalam mengerjakan soal. Dan untuk menyikapi kecurangan dikalangan guru dan pemerintah itu sendiri sedari dulu pemerintah menetapkan sangsi berupa hukuman tahanan maupun denda bagi sang pelaku kecuranagan. Dengan adanya kebijakan ini kecuranagn-kecuranag pun dapat “sedikit” terkurangi. Dan untuk menanggapi sisi singkatnya waktu ujian yang menjadi patokan, pemerintah mengambil jalan bijak denngan menyertakan nilai rekap rapot sebagai andil dalam penentu kelulusan. Meskipun kebijakan ini dapat memperuntungkan sekolah-sekolah unggulan yang notabenya sedari dulu sudah mematok nilai tinggi untuk para siswanya. Tetapi,  secara umum juga banyak diterima oleh masyarakat sekolah.
            Pada dasarnya tujuan diadakan ujian nasional itu sendiri adalah untuk memajukan pendidikan di Indonesia itu sendiri agar  tidak menjadi terbelakang dari negara-negara lain.  Dengan patokan nilai yang tinggi sebagai syarat kelulusan dan banyaknya paket untuk masing-masing ruang, diharapkan para siswada tidak menyepelekan ujian nasional. Selain itu  juga mengajari para siswa kelas awal agar menyiapkan mental untuk masa ujian di waktu mendatang. Sehingga sedari awal sekolah, mereka diharapkan untuk selalu giat belajar dan aktif berangkat sekolah. Meskipun dampak negatif dari ujian nasional itu pasti ada, akan tetapi melihat sisi kemanfaatan untuk Indonesia di masa yang akan datang, ujian nasional, masih relevan untuk digunakan.

Dan apabila sistem ujian nasional dihapus maka dapat dipastikan semangat belajar para siswa akan menurun, karena merka beranggapan mereka dapat lulus dengan mudah. Maka dari itu ujian nasional masih relevan untuk digunanakan sebagai standar kelulusan di Indonesia saat ini. Karena, mental peserta didik di Indonesia harus di latih disiplin. Agar kedepan indonesia dapat mencetak generasi yang jujur dan berwawasan intelektual. 

Keep smile dan posthink



                                                



Sahabat,...


Ketika kita terpuruk dalam suatu masalah jangan lupakan satu hal yang sangat berarti, yaitu tersenyum,...


Jangan menjadikan masalah sebgai alasan u/ melupakan kebahagiaan yang hanya dengan tersenyum saja(meski bentuk bahagia itu memang tak selamanya t'senyum). Percayalah bahwa tak hanya engkau dan aq saja yg memiliki masalah, tp qt semua memilikinya, krn masalah memang salah satu warna dlm hidup qt,...


Aq memang pernah menanggapi suatu masalah dengan sedih yg berlarut2 dan berlebihan, tp aq rasa bukan aq saja yg berlagak begitu, jujur qt pasti pernah begitu,...


Ok fine!, u/ sesekali tak apa karena qt sendiri akan mengerti bahwa menanggapi masalah dengan kesedihan yg berlarut itu tak akan memiliki dampak yg positif u/ menyelesaikan masalah itu sendiri, krn dengan kekalutan hati yg berlebihan malah membuat diri qt semakin tertekan dan membuat hidup serasa terbebani,...


Maka dr itu, Mari qt mencoba ttp tersenyum dan berfikir jernih u/ menyelesaikannya, bukankah kita selalu menyadari bahwa setiap apa yg ditimpakan kepada qt adalah sebuah pembelajaran hidup yang syarat akan hikmah didalamnya,...


jangan menjadi amnesia posthink (positif thinking) ketika kita sedang memiliki masalah. Justru qt dituntut u/ posthink didalamnya, agar qt bisa ttp memiliki hari2 yg menyenangkan dalam hidup qt,...


Ayo tersenyum kawan, kita tahu betul hidup itu hanya sekali, jangan sakiti diri sendiri, jangan biarkan kita mati dengan sia2 krn berlarut2 dalam kesedihan, jadikan hidup qt happy ending, seperti jargon2 yg kerap qt dengar " tersenyumlah untuk menjemput bahagia, jangan menunggu bahagia baru tersenyum" (ah, nunggu g2 kelamaan)


hehehe

# aq memang bukan orang yg selalu posthink, tp aq selalu mencoba u/ seperti itu, aq memang bukan orang yang selalu bahagia, maka dari aq menyadari itu aq mencoba menikmati hidup yg singkat ini,...


Dalam dingin


Semarang, 11 agustus 2012,...

SEPUCUK KISAH ANTARA AKU DAN KAMU



Aku kembali melewati hari denganmu, meskipun keinginan dan ketakutan selalu muncul bersamaan, tapi aku masih menikmati cerita antara aku dan kamu. Aku sempat menanyakan, menyatakan, dan menekankan tentang isi aku dan kamu, tapi semuanya sama, tetap berjalan seperti biasanya. tanpa ada pengaruh atas apa yang telah disampaikan.


Aku tak tau, karena semua hanya mengalir, hingga aku benar-benar menyadari bahwa ini adalah hal yang terlampau dari keinginanku.


Satu hal yang aku takutkan, masih seperti dulu, tentang aku, tentang ketakutanku, tentang aku yang tak pernah kau ketahui dengan seksama, tentang aku yang penuh rahasia.Dan kau yang biasa saja dan tetap memaksa. Meski kau tau, bawaha kenyataannya kau tak tau aku. Aku benci meskipun kadang terselip senyum dalam benci. Dan apa kau tau? benci ku lucu kepadamu. kau itu bagaimana? Apa yang kau pikir, lihat dan lakukan kepada ku? Semuanya penuh dengan misteri. Bahkan dengan segenap kemisteriusannya, cerita kita seolah menjadi horor.


Aku menyebut kau yang salah, karena kau datang saat aku merasa tak berbentuk apa2, saat aku bukan aku yang biasanya, saat aku kalut akan nyata yang berbeda. Salah, ya kamu salah. dan aku menikmati kehadiranmu yang tak sama dengan yang lainya, yah,... dan akhirnya disinilah titik kesalahanku. Hingga aku dan kamu sama2 salah dalam pikiran ku.Andai kau datang saat aku adalah aku, saat aku adalah dulu,mungkin tak jadi behgini kisahnya,...


Tapi aku tau tuhan sedang menjawab pertanyaanku, karmaku, dan karena aku. Aku yang sempat bertanya, bicara, dan menduga2.


Kelak ketika aku kembali dari ketidak aku-an ku ini, aku mungkin bertanya kembali, masihkah rasa yang kurasa ini akan sama dengan rasa yang akan datang kelak? Memang aku sedikit yakin itu kamu, ya kamu yang menyatakan mencintai aku, tapi aku tak tahu isi hatimu sesungguhnya, aq masih ragu, dan aku menikmati keraguan mu terhadap ku, dan ini semakin mengukuhkan bahwa ini adalah salhku.


Aku ta bisa berfikir apa2, segalanya hanya menerima. Dan kamu, apa yang aku tau tentangmu? Bahkan aku pun tak tau apa2, tapi aku percaya. bahkan kau cukup mempesona tanpa aku harus tau siapa kamu..


Dan aku yang salah salah salah dan kemudian aku benar,...!


Karena hidup itu bertanya, mencari kebenaran, menemukan jawaban, dan menyakini dan mengimaninya.