Muhasabah Qolbu

Muhasabah Qolbu

Sabtu, 15 Februari 2014

sekedar angin lalu, laluilah,...!

aku menyukaimu lewat ambisi yang kubangun,...
sedari mereka lalai, aq bersikeras menumpu,...
aku mencuri start,...
lewat batas-batas keterbatasan, aku butuh teman,...
mencari ia, menangkap, dan menguburnya dalam-dalam,
dalamnya hati,...
laihailah ia memantra-mantra temuan, lalu ku dendangkan,...
tak terhitung waktu yang kuhitung,...
tak sabar menanti waktu yang tiba,...
bertemu ambisi dipenghujung jalanan,...
denting pun mengeja nada dipendengaran waktu,...
hey, belum datang waktu mu, adapun mereka datang memimta padamu,..
berguru ambisi,...
darimana mereka tau? katanya, karena dentingmu menggaung lewat telinga-telinga tak bersekat,...
tak ada yang menguncinya rapat,...
hinggapun aku jawab dengan senang hati,...

alurku,
ku percepat saja hingga tiba,...
di ambang waktu untuk aku,...
menemuinya, ambisi,..
hanya,
tiba-tiba ambisiku, 180 drajat kedinginan memanas bergantian,...
memporak-porandakan kelampauan,...
0.1 detik yang ku dahului, terhenti di angka 1 yang membuat semua beriringan,...
dan kini berjalan bersama,...
hey, kamu memiliki ambisi yang tertinggal bukan,?
ia, hanya kini pun aku tak suka berambisi,...
aku suka menikmati tanpa ia yang menggebu2,...
dan tuhan mendengarkan ku,...
dan yakin happy ending ku,...
#dan kau tau akhir dari awal ambisi terawalku,...
ia, benar-benar menjadi awal sebuah cerita tentang suka ku menyukainya,...lagu-lagu itu!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar