Muhasabah Qolbu

Muhasabah Qolbu

Kamis, 28 Mei 2015

Bertanya Kepada Hening



kenapa harus ada sepi yang begitu mencekam?
pun mencengkram hati kala risau berhias sepi,
hari ini sengaja aku keluar rumah, untuk melihat dunia yang ku sepikan beberapa waktu lalu,
dan hanya beberapa waktu,
aku tak tau bagaimana udara itu berbeda dan memang tak sama,
aku ingin sekali melemparkan diri menujulang kemudian terbang,
mengucapkan salam kepada insan yang menemaniku beberapa waktu tadi,
duhai takdir yang begitu sempurna
dengan sengaja Ia ciptakan kepada  semua hambaNya,

hingga kemudian aku selalu tak pernah mengerti terhadap apa yang aku inginkan,
aku selalu gagal untuk menjadi orang yang sempurna di tengah-tengah,
sebab beberapa waktu yang lalu aku sempat berpikir bahwa yang memilih jalan tengah adalah orang yang tak berpendirian,
tak punya prinsip!
 maka memilih jalan tengah tak ku perhitungkan,
sekarang kerisauan kembali menggema, pun mengundang makhluk dipelupuk mata,
duhai aku harus bagaimana?
apa selamanya aku harus bergejolak?
sebab katanya aku harus mengikuti kata hati?
dan hatiku pun bergejolak,
sampaikan salamku pada hening,

bahwa aku sedang bertanya kenapa,...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar