Muhasabah Qolbu

Muhasabah Qolbu

Selasa, 03 Desember 2013

SEPUCUK KISAH ANTARA AKU DAN KAMU



Aku kembali melewati hari denganmu, meskipun keinginan dan ketakutan selalu muncul bersamaan, tapi aku masih menikmati cerita antara aku dan kamu. Aku sempat menanyakan, menyatakan, dan menekankan tentang isi aku dan kamu, tapi semuanya sama, tetap berjalan seperti biasanya. tanpa ada pengaruh atas apa yang telah disampaikan.


Aku tak tau, karena semua hanya mengalir, hingga aku benar-benar menyadari bahwa ini adalah hal yang terlampau dari keinginanku.


Satu hal yang aku takutkan, masih seperti dulu, tentang aku, tentang ketakutanku, tentang aku yang tak pernah kau ketahui dengan seksama, tentang aku yang penuh rahasia.Dan kau yang biasa saja dan tetap memaksa. Meski kau tau, bawaha kenyataannya kau tak tau aku. Aku benci meskipun kadang terselip senyum dalam benci. Dan apa kau tau? benci ku lucu kepadamu. kau itu bagaimana? Apa yang kau pikir, lihat dan lakukan kepada ku? Semuanya penuh dengan misteri. Bahkan dengan segenap kemisteriusannya, cerita kita seolah menjadi horor.


Aku menyebut kau yang salah, karena kau datang saat aku merasa tak berbentuk apa2, saat aku bukan aku yang biasanya, saat aku kalut akan nyata yang berbeda. Salah, ya kamu salah. dan aku menikmati kehadiranmu yang tak sama dengan yang lainya, yah,... dan akhirnya disinilah titik kesalahanku. Hingga aku dan kamu sama2 salah dalam pikiran ku.Andai kau datang saat aku adalah aku, saat aku adalah dulu,mungkin tak jadi behgini kisahnya,...


Tapi aku tau tuhan sedang menjawab pertanyaanku, karmaku, dan karena aku. Aku yang sempat bertanya, bicara, dan menduga2.


Kelak ketika aku kembali dari ketidak aku-an ku ini, aku mungkin bertanya kembali, masihkah rasa yang kurasa ini akan sama dengan rasa yang akan datang kelak? Memang aku sedikit yakin itu kamu, ya kamu yang menyatakan mencintai aku, tapi aku tak tahu isi hatimu sesungguhnya, aq masih ragu, dan aku menikmati keraguan mu terhadap ku, dan ini semakin mengukuhkan bahwa ini adalah salhku.


Aku ta bisa berfikir apa2, segalanya hanya menerima. Dan kamu, apa yang aku tau tentangmu? Bahkan aku pun tak tau apa2, tapi aku percaya. bahkan kau cukup mempesona tanpa aku harus tau siapa kamu..


Dan aku yang salah salah salah dan kemudian aku benar,...!


Karena hidup itu bertanya, mencari kebenaran, menemukan jawaban, dan menyakini dan mengimaninya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar